Di Balik Istirahat Sejenak: Pertarungan Hidup Sang Pencari Rezeki di Kota Bandung

Di Balik Istirahat Sejenak: Pertarungan Hidup Sang Pencari Rezeki di Kota Bandung

KabarKami.News – Bandung – Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas dan kesibukan kota yang tak pernah berhenti, terlihat pemandangan sederhana namun menyentuh hati. Seorang bapak tua duduk bersandar lelah di bangku selter pemberhentian angkutan umum. Di kakinya tergantung dua keranjang anyaman yang menjadi teman setianya mencari rezeki, sementara tangan kanannya mengangkat botol berisi bekal minum untuk melepas dahaga.

Inilah satu potret dari puluhan warga yang setiap hari mengadu nasib di Kota Bandung. Usia yang tak lagi muda tak menyurutkan langkahnya berkeliling dari satu tempat ke tempat lain, membawa tanggok atau tumbung (keranjang angkut) yang ia andalkan untuk menafkahi hidup.

Saat ia berhenti sejenak untuk bernapas dan memulihkan tenaga, tergambar jelas apa yang disebut sebagai pertarungan hidup. Bukan melawan orang lain, melainkan melawan kelelahan, terik matahari, dinginnya angin malam, dan ketidakpastian pendapatan setiap harinya.

Selter pemberhentian angkot bukan sekadar tempat menunggu kendaraan. Bagi mereka, ia menjadi ruang istirahat gratis, tempat berteduh, dan sejenak melepaskan beban sebelum melanjutkan langkah kembali. Tak ada tempat beristirahat yang nyaman, cukup duduk di bangku kayu, minum seteguk air bekal, dan mengumpulkan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan.

Pemandangan ini menjadi pengingat nyata: di balik gemerlap dan kemajuan kota, masih ada segelintir warga yang harus berjuang keras hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kesederhanaan dan ketabahan yang ia tunjukkan adalah bukti bahwa semangat bertahan hidup tak pernah luntur, meski jalan yang dilalui terasa terjal dan melelahkan.

Ia hanya satu dari sekian banyak wajah yang sama. Setiap hari, mereka berjalan kaki melintasi jalanan kota, membawa harapan kecil agar rezeki hari ini cukup untuk makan dan kebutuhan esok. Istirahat sejenak itu bukan tanda menyerah, melainkan pengisian tenaga untuk melanjutkan pertarungan hidup yang tak pernah berhenti./djohar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *