Jajanan jadul khas Indonesia berupa gulali masih tetap eksis dan digemari di Kampung Kamasan, Desa Sukarasa, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Terbuat dari bahan dasar gula dengan berbagai bentuk unik dan harga terjangkau mulai Rp2.000 hingga Rp5.000, jajanan ini tidak pernah mati dan tetap diminati mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
KabarKami.News. – Garut, – 18 Juni 2026 – Keunikan jajanan tradisional nusantara kembali hadir dan tetap digemari hingga kini. Gulali, jajanan legendaris yang terbuat dari bahan dasar gula dengan berbagai bentuk dan variasi, masih bisa ditemukan di Kampung Kamasan, Desa Sukarasa, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.
Peristiwa ini terlihat jelas pada hari Kamis, 17 Juni 2026 pukul 11.30 WIB, di mana pedagang gulali kembali menyuguhkan berbagai macam bentuk unik yang dibuat dengan tangan secara tradisional. Harganya pun tetap terjangkau, mulai dari Rp2.000 hingga Rp5.000 per buah.
Meski zaman terus berubah dan banyak jajanan modern bermunculan, gulali justru tidak pernah mati dan tetap bertahan. Jajanan yang identik dengan kenangan masa kecil ini tak hanya disukai anak-anak, namun juga diminati oleh kalangan muda hingga orang dewasa yang ingin kembali merasakan rasa nostalgia masa lalu.
Keberadaan gulali di tengah kemajuan zaman menjadi bukti bahwa jajanan khas leluhur masih memiliki daya tarik yang kuat dan tidak mudah tergantikan. Bagi masyarakat setempat maupun pengunjung, kehadiran jajanan ini bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari warisan budaya yang tetap lestari.
KabarKami.News mencatat, keberlangsungan jajanan tradisional seperti gulali menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai budaya dan kenangan masa lalu tetap hidup dan dicintai oleh berbagai generasi./suhe-roso-dens












