JAKARTA MELEDAK! BARISAN BESAR APARAT SIAGA, RAKYAT INGIN ASPIRASI TAK DIBATASI?

KabarKami.News – Jakarta – Suasana Ibukota seketika berubah. Ribuan personel gabungan TNI dan Polisi dikerahkan dalam jumlah besar, memenuhi ruas-ruas jalan utama, membentuk barikade, dan memasang pembatas di sejumlah titik strategis. Pertanyaan besar pun muncul di benak publik: untuk apa kekuatan sebesar ini dikerahkan?

Ketika rakyat ingin menyampaikan suara, menyampaikan pendapat, dan menggunakan hak demokrasinya yang dijamin undang-undang, yang pertama kali terlihat bukanlah ruang untuk berbicara—melainkan dinding pembatas, barisan aparat, dan pengawasan ketat.

Apa yang sebenarnya ditakuti? Apakah menyampaikan aspirasi dan ketidakpuasan dianggap sebagai ancaman, padahal itulah napas demokrasi yang sesungguhnya?

Rakyat diberi tahu bahwa negara ini menganut sistem demokrasi, tempat suara rakyat didengar. Namun dalam kenyataannya, ketika warga bergerak untuk menyampaikan apa yang dirasakan, jalan yang terbuka justru dipenuhi sekat dan pengamanan berskala besar.

Kekuatan aparat memang dibutuhkan untuk menjaga ketertiban, tapi apakah harus ditampilkan sedemikian rupa hingga terasa menakut-nakuti dan membungkam kebebasan berekspresi?

Pertanyaan ini tidak bisa dijawab hanya dengan penjelasan keamanan semata. Publik ingin tahu: Apakah ruang demokrasi ini masih terbuka lebar, atau justru semakin dipersempit setiap kali rakyat berani bersuara?

Selama suara rakyat masih dianggap sebagai ancaman, selama sekat dan barikade lebih didahulukan daripada pendengaran, maka demokrasi hanya akan menjadi kata-kata indah di atas kertas semata./djohar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *