Saat Pengawas, Penindak, Bos Ilegal, dan Artis Saling Bersambung = Jaringan Rapat

NASIONAL – Keterangan Rizal, mantan Direktur Penindakan & Penyidikan Bea Cukai, membuka tabir paling gelap: Pertemuan dengan John Field, sosok “Bos Blueray”, bukan kebetulan.

Dia diperkenalkan langsung oleh I Nyoman Wara — Anggota BPK.
Coba kita cermati jalurnya: I Nyoman Wara: Pengawas keuangan negara, yang tugasnya memeriksa dan mengawasi lembaga seperti Bea Cukai.
Rizal: Pejabat tertinggi penindakan Bea Cukai, yang tugasnya menangkap dan menindak penyelundup.
John Field: Sosok yang diduga jadi dalang jaringan barang ilegal/Blueray yang seharusnya jadi sasaran penindakan.

Logikanya: Pengawas seharusnya mengawasi penindak agar tegas menindak penjahat.
Faktanya: Pengawas justru jadi jembatan kenalan antara penindak dan penjahat.

Dan lingkaran ini makin rapat saat Raffi Ahmad masuk ke dalam peta. Terungkap saat di Amerika Serikat, Raffi berkunjung ke kantor Blueray, bahkan menitipkan pengiriman barang elektronik (laptop & HP) lewat jalur yang dikuasai John Field.

Peta lengkapnya kini terbuka: “Anggota BPK – Perkenalkan – Pejabat Bea Cukai – Sambungkan – Bos Blueray – Terhubung – Raffi Ahmad.

Inilah wajah sesungguhnya jaringan yang selama ini merugikan negara triliunan rupiah. Bukan sekadar penyelundup biasa, tapi sistem hubungan yang menyatukan pejabat negara, lembaga pengawas, pengusaha gelap, hingga publik figur dalam satu lingkaran.

Pertanyaan paling tajam: kalau yang seharusnya mengawasi malah jadi penghubung, kalau yang seharusnya menindak malah bersahabat, dan publik figur malah jadi pengguna jasa — siapa yang sebenarnya menjaga negara ini?

Ini bukan lagi soal kelalaian. Ini soal pengkhianatan amanah. Jaringan sudah terbongkar. Tinggal tunggu siapa lagi yang akan ikut terseret ke meja hijau./djohar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *