Silaturahmi yang Tak Sekadar Formalitas

Bandung – Di halaman SDN Karapawulang, pagi tadi, (30-03-2026) bukan sekadar pertemuan biasa.

Barisan para pengajar yang tersenyum dalam balutan seragam cokelat memberi kesan: ini bukan hanya apel atau rutinitas administratif—ini adalah silaturahmi yang hidup.

Di tengah dinamika dunia pendidikan yang kerap dibebani laporan, target, dan birokrasi, momen seperti ini menjadi oase.

Sebab sejatinya, sekolah bukan hanya tempat mentransfer ilmu, tapi juga ruang bertemunya hati, pikiran, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Kita sering menyaksikan ironi: acara silaturahmi digelar megah, tapi setelahnya hubungan kembali dingin.

Namun dari potret ini, ada harapan lain—bahwa kebersamaan tidak berhenti pada dokumentasi, melainkan berlanjut dalam kerja nyata di ruang kelas.

Para guru SD Negeri Karangpawulang, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong Kota Bandung ini seakan mengirim pesan sederhana: pendidikan yang kuat lahir dari kebersamaan yang tulus, bukan sekadar formalitas seremonial.

Silaturahmi sejati bukan tentang seberapa sering kita berkumpul, tapi seberapa dalam kita saling menguatkan. Karena di balik papan tulis dan kurikulum, ada satu hal yang tak boleh hilang— rasa.
Dan jika rasa itu masih terjaga, maka harapan untuk mencetak generasi yang bukan hanya cerdas, tapi juga berkarakter, tetap menyala./basir-syarip

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *