Bandung : Proyek galian pipa air minum milik PDAM Tirta Raharja yang dikerjakan PT. Air Bandung Timur (ABT) di Kecamatan Ciparay kembali menuai kritik. Berdasarkan pantauan lapangan pada Jumat (3/4/2026), area galian tersebut meluap saat hujan deras dan menggenangi halaman SD Annizammiyah serta Jalan Raya Laswi.
Tak hanya air, luapan tersebut juga membawa material lumpur licin yang membahayakan pengendara. Selain masalah lingkungan, warga dan pedagang setempat mengeluhkan durasi pengerjaan yang meleset jauh dari janji awal satu minggu menjadi lebih dari satu bulan. Para pedagang mengaku omzetnya turun drastis karena akses pembeli tertutup material galian, sementara kompensasi Rp200 ribu yang diterima dianggap tidak sebanding dengan kerugian yang mereka alami.
Galian pipa yang dikerjakan PT. ABT ini malah bikin masalah baru pas hujan turun, Jumat (3/4) kemarin. Air luapan galian sampai masuk ke halaman sekolah dan tumpah ke jalan raya bareng lumpur licin. Bahaya banget buat motor yang lewat!. Selain Itu Galian Yang memakai sebagian Badan jalan Itu, Kerap membuat macet lalu lintas, di sepanjang jalan Laswi, dari ciparay menuju Bale-Endah Kabupaten Bandung. Warga dan pedagang berharap pihak pelaksana proyek maupun PDAM Tirta Raharja segera mengambil langkah konkret.
Selain mempercepat pengerjaan, mereka juga meminta adanya penanganan dampak lingkungan serta kompensasi yang lebih layak bagi masyarakat terdampak./Hendi












